IRGC Umumkan Area Kendali Baru di Hormuz: dari Fujeirah ke Umm Al-Qaiwain
https://parstoday.ir/id/news/iran-i189404-irgc_umumkan_area_kendali_baru_di_hormuz_dari_fujeirah_ke_umm_al_qaiwain
Pars Today - Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam sebuah pengumuman resmi menetapkan area kendali maritim baru di Selat Hormuz.
(last modified 2026-05-05T17:11:04+00:00 )
May 04, 2026 16:00 Asia/Jakarta
  • Kontrol baru Iran atas Selat Hormuz
    Kontrol baru Iran atas Selat Hormuz

Pars Today - Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam sebuah pengumuman resmi menetapkan area kendali maritim baru di Selat Hormuz.

Dilansir Pars Today, 4 Mei 2026, berdasarkan pengumuman IRGC, area kendali cerdas baru oleh angkatan bersenjata Republik Islam Iran di perairan Selat Hormuz adalah sebagai berikut:

1. Dari selatan pada garis antara Gunung Mubarak (Iran) dan selatan Fujairah (UEA).

2. Dari barat pada garis antara ujung timur Pulau Qeshm (Iran) dan Umm Al-Qaiwain (UEA).

Pengumuman batas baru kendali maritim Hormuz oleh IRGC ini terjadi saat Komando Pusat (CENTCOM) AS dan Presiden Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka akan memulai operasi mereka mulai Senin pagi dengan nama "Proyek Kebebasan" untuk memungkinkan lalu lintas kapal dagang di Selat Hormuz.

Sebagai respons, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, Komandan Markas Besar Khatamul Anbiya, menegaskan kembali, "Keamanan Selat Hormuz ada di tangan kami. Setiap pelayaran harus dikoordinasikan dengan angkatan bersenjata Iran. Kami memperingatkan, setiap pasukan asing, terutama militer AS yang agresor, jika bermaksud mendekat atau memasuki Selat Hormuz, akan menjadi sasaran serangan."

Proyek Kebebasan AS terbentur garis besi Iran. Saat Washington bicara "lintas aman", Tehran menarik peta dan menunjukkan: di sinilah kami berdaulat. Kapal boleh lewat, asal minta izin dan patuh. Jika tidak, ancaman serangan bukan sekadar retorika. Hormuz semakin panas, dan Iran memegang kendali.(Sail)