Pasar Bikin Perhitungan Sendiri: Pidato Perang Trump Malah Bikin Harga Minyak Meroket
https://parstoday.ir/id/news/world-i189408-pasar_bikin_perhitungan_sendiri_pidato_perang_trump_malah_bikin_harga_minyak_meroket
Pars Today - Harga minyak dunia menghadapi lonjakan signifikan seiring perkembangan baru terkait situasi Selat Hormuz. Setiap barel minyak West Texas Intermediate (WTI) melampaui batas 106 dolar AS, sementara minyak Brent mengalami kenaikan mencolok mendekati 114 dolar AS per barel.
(last modified 2026-05-05T17:11:04+00:00 )
May 04, 2026 16:53 Asia/Jakarta
  • Sumur minyak
    Sumur minyak

Pars Today - Harga minyak dunia menghadapi lonjakan signifikan seiring perkembangan baru terkait situasi Selat Hormuz. Setiap barel minyak West Texas Intermediate (WTI) melampaui batas 106 dolar AS, sementara minyak Brent mengalami kenaikan mencolok mendekati 114 dolar AS per barel.

Dilansir IRNA dari media Tiongkok CCTV, 4 Mei 2026, seiring spekulasi media Barat hari ini mengenai kondisi Selat Hormuz pasca keputusan Donald Trump tadi malam, harga minyak di pasar global mengalami lonjakan instan. WTI naik 3 persen, sementara Brent menyentuh level 114 dolar AS.

Donald Trump, Presiden AS, Minggu sore (waktu setempat), di tengah tekanan ekonomi akibat perang yang dipaksakan terhadap Iran dan kemarahan atas perlawanan Tehran terhadap keserakahannya, kembali mengoceh dengan mengklaim apa yang disebutnya "Proyek Kebebasan".

Di platform Truth Social miliknya, Trump mengklaim, "Negara-negara dari seluruh dunia, yang hampir semuanya tidak terlibat dalam konflik Timur Tengah ini, meminta AS untuk membantu membebaskan kapal-kapal mereka yang terjebak di Selat Hormuz. Mereka tidak ada hubungannya dengan ini. Mereka hanyalah pengamat netral dan tidak bersalah!"

Presiden AS itu kemudian, dengan mengklaim membantu negara-negara lain di tengah krisis yang ia ciptakan sendiri, menyatakan, "Kami memberi tahu negara-negara ini, karena kepentingan Iran, Timur Tengah, dan AS, bahwa kami akan memandu kapal mereka dengan selamat melalui jalur air yang terbatas ini, sehingga mereka dapat terus beroperasi secara bebas dan efektif."

Tanpa menyebut bahwa akar penyebab situasi Hormuz saat ini adalah perang paksaan dan permainan di lapangan Tel Aviv terhadap Iran, Trump mengklaim, "Saya tegaskan lagi, kapal-kapal ini datang dari daerah yang sama sekali tidak terlibat dalam peristiwa Timur Tengah. Saya telah memerintahkan perwakilan saya untuk memberi tahu mereka bahwa kami akan berusaha maksimal mengeluarkan kapal dan awaknya dengan aman dari selat."

Penghasut perang di Gedung Putih itu melanjutkan klaimnya yang tidak tahu malu, "Dalam semua kasus, mereka mengatakan tidak akan kembali sampai kawasan itu aman untuk pelayaran dan keperluan lainnya. Proses ini, dengan nama 'Proyek Kebebasan', akan dimulai Senin pagi waktu Timur Tengah."

Perkembangan terkini menunjukkan bahwa keseimbangan kekuatan di kawasan, khususnya di Selat Hormuz, jauh lebih kompleks daripada yang bisa dikelola dengan klaim sepihak. Jalur air strategis ini bukan sekadar rute ekonomi, tetapi arena interaksi keamanan yang sangat menentukan. Peran Iran di dalamnya tidak bisa diabaikan, sebuah fakta yang tampaknya diremehkan dalam perhitungan awal Washington.

Trump sebelumnya, dengan mengklaim superioritas penuh dan kemampuan mengendalikan situasi, memberikan gambaran yang disederhanakan tentang perkembangan kawasan. Namun, realitas di lapangan, terutama di Selat Hormuz, telah menantang gambaran itu.

Peran menentukan Iran di jalur vital ini, serta pengaruhnya terhadap keamanan energi dunia, bukanlah masalah yang bisa diabaikan dengan pernyataan politik atau operasi pertunjukan semata.

"Proyek Kebebasan" versi Trump baru sebatas wacana, harga minyak sudah bereaksi dengan kenaikan gila-gilaan (WTI 106 dolar, Brent 114 dolar). Pasar tidak tertipu oleh janji-janji manis presiden AS. Dunia tahu bahwa status quo Hormuz sepenuhnya ditentukan oleh Tehran, bukan oleh pidato malam Minggu dari Washington. Semakin AS berteriak "kebebasan", semakin mahal harga energi yang harus dibayar dunia.(sl)