Rakyat Palestina Gelar Unjuk Rasa Anti-Keputusan Trump
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i50925-rakyat_palestina_gelar_unjuk_rasa_anti_keputusan_trump
Warga Palestina di Tepi Barat, al-Quds, Jalur Gaza dan di wilayah pendudukan tahun 1948 menggelar unjuk rasa untuk menentang keputusan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat terkait al-Quds.
(last modified 2026-05-04T18:06:10+00:00 )
Feb 03, 2018 12:08 Asia/Jakarta
  • Unjuk rasa warga Palestina.
    Unjuk rasa warga Palestina.

Warga Palestina di Tepi Barat, al-Quds, Jalur Gaza dan di wilayah pendudukan tahun 1948 menggelar unjuk rasa untuk menentang keputusan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat terkait al-Quds.

Demonstrasi menentang keputusan Trump –yang mengumumkan al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis Israel– itu digelar pada hari Jumat (2/2/2018).

Aksi ini adalah unjuk rasa di pekan ke sembilan secara berturut-turut pasca keputusan Trump yang disebut sebagai "Jumat kemarahan."

Pada tanggal 6 Deseber 2017, Presiden AS mengumumkan al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis dan menginstruksikan pemindahan Kedutaan Besar negaranya dari Tel Aviv ke al-Quds.

Sejak saat itu, rakyat Palestina menggelar demonstasi berturut-turut untuk menentang keputusan Trump, di mana hampir setiap hari, para pengunjuk rasa Palestina bentrok dengan aparat keamanan rezim Zionis.

Menurut Pusat Informasi Palestina, pada unjuk rasa di hari Jumat pekan ini, pasukan keamanan rezim Zionis menembakkan peluru karet dan gas air mata ke arah para demontran untuk membubarkan aksi mereka.

Beberapa pengunjuk rasa dilaporkan terluka dan sejumlah lainnya mengalami sesak nafas karena menghirup gas air mata.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan bahwa jumlah terluka dalam bentrokan pada hari Jumat mencapai tiga orang.  

Bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan Israel sejak keputusan Presiden AS terkait al-Quds hingga sekarang telah menyebabkan 17 warga Palestian gugur syahid.

Sebelumnya, disebutkan pula bahwa pada tahun 2017 telah terjadi 404 operasi anti-Zionis dan pada tahun ini pula, 98 warga Palestina gugur syahid dan ratusan lainnya terluka. (RA)