Syeikh Ali Yasin: Syiah Inggris dan Sunni Amerika Lebih Berbahaya
-
Syeikh Ali Yasin, Ketua Dewan Ulama Sur, Lebanon
Ketua Dewan Ulama Sur Lebanon menjelaskan bahwa Yasser al-Habib adalah orang susupan Inggris dan bahaya Sunni Amerika dan Syiah Inggris lebih besar dari musuh asing.
Sejumlah orang yang mengaku pengikut kelompok Shirazi pada 9 Maret menyerang kedutaan besar Republik Islam Iran di London, ibukota Inggris. Kelompok Shirazi yang juga dikenal dengan nama Syiah Inggris berada di bawah pengaruh seorang bernama Sadiq Shirazi. Kelompok ini sering menghina simbol identitas Sunni.
Syeikh Ali Yasin, Ketua Dewan Ulama Sur Lebanon dalam wawancaranya dengan Rasanews menjelaskan, sikap yang ditampilkan kelompok-kelompok menyimpang dan perilaku sebagian tokoh sejalan dengan musuh-musuh Islam.
"Kelompok-kelompok ini merupakan kelanjutan dari rencana Amerika dan rezim zionis Israel di kawasan," tambah ketua dewan ulama Sur, Lebanon.
Syeikh Ali Yasin mengatakan, pendukung Islam Amerika ingin mengalihkan opini publik akan bahaya Takfiri Israel-Saudi dan menciptakan perselisihan dan kerusuhan di antara negara-negara Islam. Ulama Lebanon ini menambahkan, orang-orang seperti Yasser al-Habib berafiliasi dengan dinas intelijen Inggris.
Yasser al-Habib merupakan satu dari pendukung kelompok Shirazi yang melakukan penghinaan terhadap istri Rasulullah Saw di tahun 2003. Ia divonis penjara oleh pengadilan Kuwait , tapi pemerintah Amerika dan Inggris justru melindunginya. Akhirnya setelah kewarganegaraannya dicabut, Inggris memberikan suaka politik kepadanya.