Presiden Suriah: Barat Tidak dapat Dipercaya
Presiden Suriah mengatakan, pelajaran terpenting yang kita peroleh dari krisis Suriah adalah Barat tidak dapat dipercaya, dan bertumpu pada Barat untuk menyelesaikan setiap persoalan merupakan hal yang tidak mungkin.
Bashar al-Assad mengungkapkan hal itu dalam wawancara eksklusif dengan kantor berita Sputnik, Minggu (3/4/2016).
Ia menambahkan, Barat mengejar kebijakan yang keluar dari prinsip-prinsip hukum internasional dan PBB. Oleh karena itu, lanjutnya, kita harus memilih negara-negara sahabat yang mereka tetap bersama kita ketika di masa krisis.
Assad menandaskan, kita dalam krisis ini telah menderita kerugian kemanusiaan. Kita hidup di dunia, di mana saat ini tidak ada hukum internasional atau moral dalam politik. Namun di atas semuanya ini, segala bentuk fanatisme apapun, baik fanatisme agama maupun fanatisme politik harus dihindari, sebab hal ini akan merusak masyarakat.
"Dalam situasi sensitif saat ini, setiap negara harus bersandar pada rakyatnya sendiri, dan harus mempertimbangkan adat dan tradisi masyarakat dalam setiap tindakan untuk mengatasi krisis," ujarnya.
Assad lebih lanjut menegaskan, rakyat dan militer Suriah memiliki tekad kuat untuk membersihkan tanah air mereka dari keberadaan kelompok-kelompok teroris. (RA)