Sambut Pileg, Parlemen Irak Serukan Penguatan Persatuan Nasional
-
Ketua Parlemen Irak, Salim Al-Jabouri
Ketua Parlemen Irak, Salim Al-Jabouri menyampaikan urgensi mendahulukan kepentingan nasional dan menghindari friksi yang melemahkan kekuatan bangsa dan negara.
Al-Jabouri dalam seminar internasional mengenang Ayatullah Muhammad Baqir Shadr dan Muhammad Baqir Hakim hari Sabtu (7/4) menyatakan bahwa saat ini slogan memprioritaskan Irak dari kepentingan lainnya harus diwujudkan oleh semua pihak di negara ini.
Menurutnya, tantangan ke depan bagi Irak pasca pembebasan negara ini dari cengkeraman kelompok teroris Daesh tidak kecil.
"Tantangan Irak mendatang adalah pemberantasan korupsi, pembangunan ekonomi dan rekonstruksi Irak. Masalah ini, tidak lebih kecil dari ancaman terorisme. Oleh karena itu, perlu tekad nasional untuk mengubahnya yang dilakukan dengan penyelenggaraan pemilu dan dukungan suara di tempat pemungutan suara," ujar Al-Jabouri.
Senada dengan ketua parlemen Irak, presiden negara ini, Fuad Masum dalam seminar ini menegaskan urgensi pemilu bagi masa depan Irak.
"Pemilu mendatang harus berpijak pada prinsip persatuan nasional Irak," tutur presiden Irak.
Pemilu legislatif Irak akan digelar pada 12 Mei 2018, yang berlangsung pasca kekalahan kelompok teroris Daesh di negara Arab itu.(PH)