Yordania Protes Rencana Pembangunan Distrik Baru Zionis
-
Juru bicara pemerintah Yordania Mohammad al-Momani.
Pemerintah Yordania menyebut rencana rezim Zionis Israel untuk membangun distrik-distrik baru di berbagai wilayah Palestina yang diduduki sebagai rencana yang tertolak, ilegal dan melanggar hukum internasional dan resolusi PBB.
Seperti dilansir IRIB, Jumat (25/5/2018), juru bicara pemerintah Yordania Mohammad al-Momani mengatakan langkah sepihak Israel untuk mengubah kondisi sekarang di berbagai wilayah pendudukan Palestina adalah upaya untuk menciptakan instabilitas di Timur Tengah.
"Pembangunan distrik-distrik Israel adalah ilegal, dikecam dan tantangan terhadap kehendak komunitas internasional dan resolusi-resolusi PBB tentang masalah ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri urusan perang rezim Zionis Israel Avigdor Lieberman mengabarkan bahwa Israel akan mengesahkan pembangunan 2.500 unit rumah baru di Tepi barat pada pekan depan, di mana pekerjaan untuk membangun 1400 unit dari jumlah itu akan segera dimulai.
Menurut Lieberman, Israel akan mengesahkan pembangunan di semua titik di Tepi Barat dari utara ke selatan dan di distrik-distrik besar dan kecil, di mana perluasan distrik-distrik itu akan berlanjut.
Kelanjutan dan perluasan pembangunan distrik Zionis di Tepi Barat dilakukan padahal Dewan Keamanan PBB telah mengesahkan resolusi pada tanggal 23 Desember 2016 yang menyerukan diakhirinya pembangunan distrik Zionis di wilayah Palestina yang diduduki.
Israel berusaha mengubah susunan demografi di Palestina dengan cara membangun distrik-distrik Zionis di berbagai wilayah Palestina pendudukan untuk menguatkan penjajahannya.(RA)