Suriah Tuntut Penghentian Bantuan kepada Teroris
Kementerian Luar Negeri Suriah menuntut langkah serius dan tindakan pencegahan dari Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan bantuan kepada kelompok-kelompok teroris di negara Arab ini.
Menurut SANA, tuntutan Kemlu Suriah tersebut disampaikan dalam surat terpisah kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Ketua Dewan Keamanan PBB (DK-PBB) pada Jumat (5/2/2016).
Dalam suratnya, Kemlu Suriah menekankan pentingnya pengambilan langkah serius DK-PBB dalam konteks pelaksanaan resolusi-resolusi PBB untuk menghentikan bantuan finansial dan militer sejumlah rezim kepada kelompok-kelompok teroris Takfiri.
Kemlu Suriah juga menyinggung peningkatan serangan teroris ke wilayah penduduk sipil.
"Tujuan serangan brutal dan kejahatan teroris ini adalah untuk menciptakan hambatan dan menyabotase upaya untuk mengakhiri krisis Suriah termasuk untuk menghentikan dialog Suriah-Suriah dan meningkatkan semangat para teroris yang sedang runtuh menyusul kekalahan berat mereka dalam menghadapi militer Suriah," kata pernyatan Kemlu Suriah.
Menyusul patahnya blokade terhadap dua distrik strategis: Nubl dan al-Zahra di utara Rif Aleppo, para teroris menyerang dua distrik tersebut dengan roket dan mortir. Serangan tersebut merenggut nyawa dan melukai beberapa warga sipil Suriah. (IRIB Indonesia/RA)