Palestina Seru Negara Muslim Lindungi Masjid al-Aqsa
-
Masjid al-Aqsa di Palestina.
Juru bicara pemerintah Palestina, Yousef al-Mahmoud meminta negara-negara Arab dan Muslim untuk memberikan dukungan penuh kepada Masjid al-Aqsa.
Seruan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan 49 tahun pembakaran Masjid al-Aqsa oleh seorang Zionis asal Australia. Demikian dilaporkan kantor berita ISNA, Selasa (21/8/2018).
"Meskipun kejahatan itu terjadi 49 tahun lalu, namun bara apinya sampai sekarang belum padam, para penjajah Zionis masih mengobarkan api itu dengan menyerang dan melecehkan tempat suci tersebut," tambahnya.
Al-Mahmoud menegaskan bahwa Quds dan Masjid al-Aqsa adalah garis merah rakyat Palestina. "Jika penjajah terus melakukan penyerangan terhadap sakralitas rakyat Palestina, konflik dan perseteruan akan menyebar luas," ujarnya.
Sebelum ini, Gerakan Hamas dalam sebuah rilis menekankan bahwa konflik dengan rezim Zionis muncul untuk membebaskan wilayah Palestina dan tempat-tempat suci umat Islam dan Kristen, dan di atas semua itu adalah Quds dan Masjid al-Aqsa dari cengkraman penjajah Zionis.
Pada 21 Agustus 1969, Masjid al-Aqsa, kiblat pertama umat Islam, dibakar oleh Denis Michael Rohan, seorang Zionis asal Australia. (RM)