Ansarullah Sebut Kondisi Yaman saat ini Hasil Skenario AS-Saudi
-
Jubir Ansarullah Mohammad Abdul Salam
Juru bicara Ansarullah, Mohammad Abdul Salam menyebut kondisi rakyat Yaman saat ini hasil dari skenario Amerika Serikat-Arab Saudi.
MNA Rabu (3/10) mengutip al-Ahed menulis, Mohammad Abdul Salam seraya menyingugng blokade zalim darat, udara dan laut terhadap negaranya menjelaskan, koalisi Saudi dengan dukungan langsung AS menyusun dan memberlakukan strategi permusuhan di berbagai sektor ekonomi terhadap rakyat Yaman serta masih menerapkan pembatasan ekonomi terhadap bangsa Yaman selama empat tahun berturut-turut.
Berita lainnya menyebutkan, unit rudal militer Yaman hari Rabu menembakkan tiga rudal balistik Zilzal-1 ke pusat konsentrasi militer di distrik al-Khubah di selatan Arab Saudi.
Arab Saudi dengan dukungan AS, Uni Emirat Arab dan sejumlah negara lain melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara ini dari darat, udara dan laut.
Perang yang dikobarkan Arab Saudi dan sekutunya di Yaman sampai saat ini menewaskan lebih dari 14 ribu orang, menciderai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan warga Yaman mengungsi.
Militer dan pasukan relawan rakyat Yaman membalas serangan kubu agresor Saudi dengan menyerang pos-pos militer dan pasukan bayaran Arab Saudi. (MF)