Ali al-Houthi: Permintaan AS Hentikan Perang Yaman Palsu
-
Mohammad Ali al-Houthi
Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman, Mohammad Ali al-Houthi Rabu (31/10) menyebut palsu permintaan Amerika Serikat untuk menghentikan perang di Yaman.
Seperti dilaporkan televisi al-Alam, Mohammad Ali al-Houthi seraya menjelaskan bahwa Amerika sebagai komando koalisi anti Yaman mengingatkan, Washington dengan sandiwaranya ini ingin lari dari tanggung jawabnya.
Setelah 44 bulan dari perang yang dikobarkan Arab Saudi terhadap rakyat Yaman, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo Selasa (30/10) seraya merilis statemen mengkonfirmasikan dimulainya perundingan damai Yaman di bawah pengawasan PBB dan meminta pasukan kaolisi Arab pimpinan Saudi serta militer Yaman mengakhiri konfrontasi serta bersiap untuk hadir di meja perundingan.
Permintaan palsu Pompeo untuk mengakhiri perang di Yaman dirilis ketika Washington memainkan perang signifikan dalam menghancurkan Yaman dan pembantaian rakyat negara ini dengan memberi bahan bakar jet tempur Koalisi Arab pimpinan Saudi, menyiapkan pelatihan militer bagi agresor serta menjual senjata kepada negara anggota koalisi ini.
Arab Saudi dengan dukungan AS melancarkan serangan militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara tetangganya ini dari darat, udara dan laut.
Perang yang dikobarkan Riyadh di Yaman sampai saat ini telah merenggut nyawa lebih dari 14 ribu orang, menciderai ribuan lainnya dan memaksa jutaan warga Yaman mengungsi.
Di sisi lain, Arab Saudi dan sekutunya di perang ini gagal meraih ambisinya karena perlawanan heroik rakyat Yaman. (MF)