PM Irak: Baghdad Tolak Intervensi AS di Kawasan
-
Perdana Menteri Irak, Adil Abdul-Mahdi
Perdana Menteri Irak, Adil Abdul-Mahdi Selasa (5/2) mengatakan, pemerintah Irak tidak akan mengizinkan wilayahnya dipergunakan oleh negara manapun untuk menyerang negara lain.
Sebelumnya, Donald Trump dalam wawancara dengan televisi CBS hari Minggu mengatakan pihaknya tidak berniat untuk menarik pasukan AS dari Irak, dan akan melanjutkan kehadirannya di Irak demi mengawasi Iran.
Statemen Trump memicu reaksi dari para pejabat tinggi Irak.
Presiden Irak, Bahram Salih menilai statemen Trump bertentangan dengan undang-undang dasar Irak, dan melanggar kedaulatan nasional negaranya Arab ini.
"Kunjungan ke pangkalan militer AS di Ain Al Asad menunjukkan Trump tidak menghormati bangsa Irak, dan menginjak-injak undang-undang dasar negara ini, dan kini kembali melakukan aksi provokasi," tutur anggota dewan ketua parlemen Irak, Hassan Karim Al-Ka'bi.
Dia juga menyerukan supaya seluruh elemen Irak bergerak untuk menekan AS supaya mengakhiri kehadiran pasukannya di negara Arab ini.(PH)