Netanyahu Sambut Sanksi Baru AS terhadap Iran
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i68681-netanyahu_sambut_sanksi_baru_as_terhadap_iran
Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu Sabtu malam (23/3) menyambut langkah pemerintah Amerika Serikat menerapkan sanksi baru terhadap Republik Islam Iran.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 24, 2019 14:18 Asia/Jakarta
  • Netanyahu dan Trump
    Netanyahu dan Trump

Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu Sabtu malam (23/3) menyambut langkah pemerintah Amerika Serikat menerapkan sanksi baru terhadap Republik Islam Iran.

Seperti dilaporkan FNA, Netanyahu memuji Presiden AS Donald Trump, Menlu Mike Pompeo serta Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton karena upaya mereka menerapkan represi lebih keras kepada Tehran.

Sanksi AS terhadap Iran

Amerika hari Jumat saat melanjutkan aksi permusuhannya terhadap Republik Islam Iran dilaporkan menjatuhkan sanksi kepada 17 lembaga dan 14 individu Iran.

Koran Times Israel hari Sabtu mengklaim, keputusan untuk menjatuhkan sanksi ini sedikitnya dipengaruhi oleh klaim-klaim Israel anti Iran.

Alasan menggelikan AS untuk mensanksi Iran mengemuka ketika Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sampai saat ini di 14 laporannya membenarkan status damai program nuklir Iran.

Departemen Keuangan Amerika Serikat sebelumnya berulang kali menjatuhkan sanksi kepada individu dan perusahaan Iran serta asing dengan berbagai dalih.

AS setelah keluar dari kesepakatan nuklir JCPOA melancarkan kampanye besar-besaran untuk menekan Republik Islam Iran.

Donald Trump pada 8 Mei 2018 secara sepihak mengumumkan bahwa Amerika keluar dari JCPOA dan kemudian memulihkan sanksi ilegalnya terhadap Tehran.

Langkah Trump tersebut menuai kecaman luas baik di dalam negeri Amerika maupun di tingkat internasional. Hanya Israel dan Arab Saudi yang mendukung Trump.

Rahbar Ayatullah Khamenei 9 Januari lalu saat bertemu dengan ribuan warga kota Qom menjelaskan, Amerika dengan antusias mengatakan bahwa sanksi saat ini terhadap bangsa Iran belum pernah terjadi dalam sejarah, namun bangsa Iran Insyaallah dalam hal ini akan mengalahkan mereka, sebuah kekalahan yang belum pernah terjadi dalam sejarah.

Republik Islam Iran memainkan peran utama dalam melawan konspirasi dan aksi-aksi poros AS-Israel di kawasan. (MF)