Sekjen Hizbullah: Ideologi Teroris Bersumber dari Wahabi Saudi
-
Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrallah.
Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrallah mengatakan ideologi kelompok-kelompok teroris bersumber dari pemikiran Wahabi Arab Saudi.
Dia menyampaikan hal itu dalam sebuah pidato melalui video conference di daerah Bir Hassan, selatan Beirut, Senin (22/4/2019) sore.
"Dunia Islam dan Arab harus menyingkap hakikat kebijakan Saudi dan Uni Emirat Arab di Yaman dan Bahrain, campur tangan mereka di Sudan dan Libya, serta peran mereka dalam Kesepakatan Abad," kata Nasrallah.
Mengacu pada keputusan AS mengenai sanksi minyak Iran, sekjen Hizbullah menandaskan, masyarakat dunia menentang kebijakan AS terhadap Iran dan negara lain, dan keputusan seperti itu harus dilawan.
AS, lanjutnya, adalah pendukung terorisme dan membunuh ribuan orang, tetapi mereka mengklaim memerangi terorisme serta menyerahkan Quds dan Golan kepada Israel.
"Rakyat Palestina harus tetap optimis, selama kalian optimis, maka siapa pun tidak akan bisa memaksakan Kesepakatan Abad atau hal lain kepada kalian," tegas Nasrallah.
Pada kesempatan itu, sekjen Hizbullah membantah laporan dari salah satu media Kuwait yang mengatasnamakan dirinya. Media itu menulis bahwa Lebanon dan Israel akan terlibat perang baru pada musim panas tahun ini.
"Meski kubu perlawanan selalu bersiap untuk kemungkinan terburuk, tapi saya pribadi mengesampingkan kemungkinan perang rezim Zionis di Lebanon, karena kondisi internal dan pasukan musuh belum siap untuk memulai perang baru," ungkapnya. (RM)