Hizbullah Sebut AS, Israel dan Saudi Poros Konspirator Regional
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i6994-hizbullah_sebut_as_israel_dan_saudi_poros_konspirator_regional
Pejabat senior Hizbullah dan menteri perindustrian Lebanon, mengatakan berkat dukungan rakyat, upaya Amerika Serikat, rezim Zionis Israel dan Arab Saudi untuk menghancurkan perlawanan Hizbullah tidak mencapai hasil.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 23, 2016 22:45 Asia/Jakarta
  • Hizbullah Sebut AS, Israel dan Saudi Poros Konspirator Regional

Pejabat senior Hizbullah dan menteri perindustrian Lebanon, mengatakan berkat dukungan rakyat, upaya Amerika Serikat, rezim Zionis Israel dan Arab Saudi untuk menghancurkan perlawanan Hizbullah tidak mencapai hasil.

Kantor berita IRNA melaporkan, Hussein Hajj Hassan pada Sabtu (23/4/2016) menyoroti konspirasi terkoordinasi AS, Israel dan Arab Saudi terhadap Hizbullah Lebanon.

Menurutnya, Hizbullah menjadi target serangan karena resistensinya terhadap arogansi musuh di Lebanon dan kawasan, tapi organisasi ini tidak akan tunduk pada tekanan sebab didukung rakyat.

"Bukan rahasia lagi bahwa AS, Israel dan Saudi hari ini membentuk aliansi untuk melawan Hizbullah Lebanon dan Republik Islam Iran. Mereka menyebut Hizbullah sebagai organisasi teroris," kata Hajj Hassan.

Ia menambahkan bahwa AS, rezim Zionis dan Al Saud memusuhi Iran dan mereka akan melakukan serangan yang luas di setiap kesempatan, karena para raja dan emir mengira mereka dapat berbuat apapun di dunia ini, tapi mereka selalu gagal dan ujung-ujungnya menumpahkan kemarahannya kepada Hizbullah.

"Poros muqawama termasuk Hizbullah, Suriah dan Iran telah menggagalkan konspirasi AS, Saudi dan Zionis pada tahun 2006 (perang 33 hari terhadap Lebanon) dan makar baru mereka di Timur Tengah sejak tahun 2011 sampai sekarang (perang Suriah)," tegas Hajj Hassan.

Dia menandaskan bahwa serangan dan tekanan terhadap Hizbullah, Iran dan sekutu-sekutunya bertujuan untuk mengintimidasi mereka sehingga memilih langkah mundur.

"Namun, mereka tidak akan pernah mampu mengalahkan tekad yang diwariskan dari Imam Husein as dan Imam Khomeini ra. Respon kami kepada mereka sama seperti jawaban pemuka agama kepada para tiran," tukasnya. (RM)