Al-Houthi: Kejahatan Koalisi Saudi tidak akan Runtuhkan Tekad Bangsa Yaman
-
Sekjen Ansarullah Yaman Abdul-Malik Badreddin al-Houthi
Sekjen Gerakan Ansarullah Yaman Sabtu dini hari (18/05) mengatakan, kejahatan berkesinambungan koalisi Arab tidak akan pernah mampu merusak tekad bangsa Yaman, tapi sebaliknya membuat mereka semakin bertekad melawan agresi musuh.
Menurut laporan IRNA, Abdul-Malik Badreddin al-Houthi seraya menjelaskan bahwa paling buruknya raport kejahatan di dunia milik koalisi Arab Saudi menandaskan, kejahatan hari Kamis kolisi ini di Sanaa dan serangan terhadap warga sipil menguak wajah sejati kaolisi ini.
Ia menyatakan, koalisi Arab sejak agresi pertamanya telah menunjukkan wajah permusuhannya terhadap warga Yaman serta membuktikan bahwa korban kejahatan koalisi ini adalah anak-anak, perempuan dan warga sipil.
Jet tempur Koalisi Arab hari Kamis (16/05) membombardir kota Sanaa, ibukota Yaman.
Serangan ini menewaskan enam orang termasuk empat anak-anak anggota sebuah keluarga dan dua pria, serta menciderai 71 lainnya termasuk 27 anak-anak, 17 perempuan dan 27 pria.
Selain itu, banyak bangunan yang rusak parah akibat seragan brutal ini.
Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab (UEA) dan sejumlah negara lain melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara ini dari darat, udara dan laut.
Perang yang dikobarkan Arab Saudi beserta sekutunya di Yaman sampai saat ini telah menewaskan lebih dari 16 ribu orang dan menciderai puluhan ribu lainnya serta memaksa jutaan warga Yaman mengungsi.
Agresi militer Arab Saudi juga membuat Yaman mengalami kelangkaan makanan dan obat-obatan.