Al Houthi: Putar Balikkan Fakta, Saudi Ancam Tempat Suci Islam
-
Abdul Malik Badreddin Al Houthi
Pemimpin gerakan Ansarullah Yaman membantah tuduhan Arab Saudi bahwa militer dan komite rakyat Yaman menyerang wilayah kota suci Mekah dengan rudal balistik, dan ia menyebut tuduhan itu sebagai kebohongan besar serta klaim penuh kebencian.
IRNA (22/5/2019) melaporkan, Pemimpin Ansarullah Yaman, Abdul Malik Badreddin Al Houthi, Selasa (21/5) menyebut Amerika Serikat, rezim Zionis Israel, Daesh dan Takfiri sebagai ancaman bagi tempat-tempat suci.
Ia menambahkan, rezim Saudi sebagai salah satu sekutu terbesar Amerika menyalahgunakan tempat-tempat suci untuk kepentingan politik, dan terbukti bahwa negara ini bukanlah penjaga tempat suci Islam manapun.
Sementara itu, Juru bicara Ansarullah Mohammed Abdulsalam menganggap klaim Riyadh sebagai upaya gagal untuk keluar dari jalan buntu yang mereka hadapi di Yaman.
"Serangan terhadap warga sipil dan tempat-tempat suci bertentangan dengan ideologi militer dan komite rakyat Yaman," ujarnya.
Surat kabar Okaz, Saudi hari Senin (20/5) menulis, Ansarullah menembakkan rudal balistik ke arah kota Thaif dan Jeddah yang merupakan bagian dari wilayah Mekah, barat Saudi, namun sistem pertahanan udara Saudi berhasil menangkisnya. (HS)