Defisit Besar, Qatar Hentikan Subsidi Bahan Bakar
Pemerintah Qatar akan menghentikan subsidi bensin dan gas oil mulai bulan depan.
Sheikh Mishaal bin Jabor Al Thani, yang mengepalai Komite Analisis Harga BBM Qatar, mengatakan pemotongan subsidi bahan bakar bertujuan untuk mengurangi pemborosan konsumsi. Demikian dilansir AFP seperti dikutip IRIB News Agency, Selasa (26/4/2016).
Keputusan itu akan menetapkan harga bahan bakar di Qatar per bulan berdasarkan harga di pasar internasional. Pada Januari lalu, Qatar telah menaikkan harga bensin sekitar 30 persen.
Penurunan sekitar 60 persen harga minyak sejak pertengahan tahun 2014 sampai sekarang mendorong Qatar memperkirakan defisit anggaran lebih dari 12 miliar dolar pada 2016. Kondisi ini belum pernah terjadi dalam 15 tahun terakhir.
Uni Emirat Arab juga telah menghapus subsidi BBM tahun lalu. (RM)