Militer Saudi tak Bisa Buktikan Keterlibatan Iran di Aramco
-
Turki Al Maliki
Sebuah surat kabar Lebanon, menganalisa jumpa pers yang digelar Juru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi.
Mengutip sumber militer Yaman, koran Lebanon itu menjelaskan, serangan ke kilang minyak Aramco dilakukan dari tiga lokasi di Yaman, dan dalam konferensi pers kemarin, Rabu (18/9/2019), Jubir Kemenhan Saudi tidak bisa menunjukkan argumen kuat untuk menuduh Iran.
Fars News (19/9) melaporkan, Jubir Kemenhan Saudi, Turki Al Maliki, Rabu (18/9) menggelar konferensi pers dan memajang serpihan rudal dan drone, serta menuduh Iran berada di balik serangan ke Aramco.
Sehubungan dengan hal ini, salah satu sumber militer Yaman kepada Al Akhbar menuturkan, konferensi pers Turki Al Maliki, sepenuhnya gagal. Ia tidak mampu menunjukkan satupun bukti empiris atau argumen kuat yang mendukung tuduhannya bahwa Iran di balik serangan ini.
Terkait pecahan rudal yang dipamerkan Jubir Kemenhan Saudi dalam jumpa persnya, sumber militer Yaman mengakui bahwa serpihan itu benar bekas rudal, dan senjata serta peralatan militer semacam itu dalam jumlah banyak dimiliki angkatan udara Yaman, dan mereka beberapa kali menunjukkannya di layar televisi. (HS)