Pejabat Israel Hadapi Risiko Penangkapan di 100 Negara Dunia
-
Benjamin Netanyahu (kiri).
Media-media Israel menyatakan bahwa pejabat rezim Zionis sekarang menghadapi risiko penangkapan di 100 negara lebih atas kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Palestina.
Radio Israel pada hari Sabtu (21/12/2019) melaporkan bahwa jika Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) membuka penyelidikan resmi terhadap para pejabat politik dan militer rezim Zionis, maka mereka akan menghadapi risiko penangkapan di lebih dari 100 negara dunia.
Sebelum ini, Kepala Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional, Fatou Bensouda mengatakan bahwa dia akan meluncurkan penyelidikan terhadap kejahatan perang Israel di wilayah Palestina.
"Kejahatan perang terhadap warga Palestina juga terjadi di Tepi Barat dan timur al-Quds," tambahnya.
Pemerintah Otorita Palestina di Ramallah, menganggap pengumuman ICC sebagai langkah maju untuk mencapai keadilan bagi rakyat Palestina yang tertindas.
Namun, Perdana Menteri rezim Zionis, Benjamin Netanyahu mengatakan ICC tidak memiliki yurisdiksi untuk membuka penyelidikan di Palestina. "Keputusan jaksa ICC telah mengubah Pengadilan Kriminal Internasional menjadi alat politik untuk mendelegitimasi Israel," ujarnya. (RM)