Hamas: Palestina Harus Mengadopsi Strategi "Perlawanan Luas dan Kolektif" Anti-Israel
-
Logo Hamas
Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mereaksi upaya rezim Zionis untuk melanjutkan pembangunan pemukiman zionis di timur Baitul Maqdis meminta warga Palestina untuk melawan proyek seperti ini.
Menurut laporan Anadolu, Jurubicara Hamas Hazim Qasim mempublikasikan pernyataan yang menekankan bahwa rezim penjajah al-Quds tidak lagi menghormati hukum dan parameter kemanusiaan.
"Pengumuman pembangunan pemukiman zionis menunjukkan bertambahnya tantangan yang harus dihadapi oleh kota Baitul Maqdis," tambah Hazim Qasim.
Jubir Hamas menjelaskan, "Semua warga Palestina h arus mengambil strategi "Perlawanan Luas dan Kolektif"."
Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Zionis Israel hari Kamis, 20 Februari, hanya berjarak dua pekan dari penyelenggaraan pemilu legislatif ketiga rezim Ini dalam setahun terakhir mengatakan akan membangun ribuan unit pemukiman zionis baru di timur Baitul Maqdis.
Netanyahu juga mengklaim bahwa para pejabat rezim ini berkeinginan untuk membangun 2.200 rumah baru.
Donald Trump, Presiden Amerika Serikat pada 28 Januari di Gedung Putih dengan dihadiri Benjamin Netanyahu meresmikan rencana rasis Kesepakatan Abad.