Transformasi Asia Barat 29 Februari 2020
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i79129-transformasi_asia_barat_29_februari_2020
Transformasi Timur Tengah selama beberapa hari terakhir diwarnai sejumlah isu penting di antaranya pertempuran antara pasukan Suriah dan Rusia menghadapi pasukan Turki di Idlib.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 29, 2020 16:38 Asia/Jakarta
  • Pasukan Suriah
    Pasukan Suriah

Transformasi Timur Tengah selama beberapa hari terakhir diwarnai sejumlah isu penting di antaranya pertempuran antara pasukan Suriah dan Rusia menghadapi pasukan Turki di Idlib.

Selain itu, pernyataan Hamas yang menyatakan bahwa rakyat Palestina akan menggagalkan kesepakatan abad, Yordania menolak permintaan Israel untuk ekspor masker, militer Yaman kembali menembak jatuh drone koalisi Saudi, warga Saudi divonis mati karena dituduh bekerja untuk dinas intelijen Iran.

 

Pasukan Turki di Idlib Suriah

Pertempuran antara Tentara Turki dan Suriah Meningkat di Idlib

Sebanyak 34 tentara Turki tewas dalam serangan udara yang dilancarkan pasukan Suriah yang didukung Rusia.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Turki pada Kamis (27/2/2020) menyatakan dua tentara Turki tewas dalam serangan udara di barat laut Suriah. Namun, Kemenhan Turki tidak memberikan penjelasan detail tentang insiden tersebut.

Beberapa media pada Rabu kemarin, mengabarkan bahwa delapan tentara Turki terluka dalam serangan artileri militer Suriah di pinggiran wilayah Idlib. Pasukan Turki juga menyerang posisi tentara Suriah di daerah itu.

Dalam beberapa hari terakhir, sedikitnya 13 tentara Turki tewas dalam pertempuran dengan pasukan Suriah di Idlib.

Militer Suriah memulai operasi pembebasan Provinsi Idlib dari kelompok teroris sejak dua bulan lalu, tapi Turki menentang langkah ini dan menduduki wilayah Suriah dengan alasan memerangi terorisme.

 

Pasukan Suriah Bebaskan Seluruh Wilayah Selatan Idlib

Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, SOHR, lembaga yang dekat dengan teroris mengabarkan, pasukan pemerintah Suriah, hari ini Kamis (27/2/2020) berhasil membebaskan seluruh wilayah selatan Provinsi Idlib.

Fars News (27/2) melaporkan, operasi militer Suriah untuk menumpas teroris dukungan Turki di selatan Provinsi Idlib, barat laut negara itu, terus berlanjut.

Menurut SOHR, pasukan pemerintah Suriah mengalami kemajuan pesat di garis selatan Rif, Idlib dan dataran tinggi Shashabu, dan Sahl Al Ghab di Rif, Hamma.

SOHR menegaskan, militer Suriah hari ini, Kamis (27/2) berhasil merebut kontrol dataran tinggi Shashabu secara penuh.

Menurut Pemantau HAM Suriah ini, militer Damaskus setelah membebaskan beberapa wilayah negara ini, hari ini, Kamis (27/2) berhasil merebut kontrol total wilayah selatan Idlib.

SOHR menandaskan, militer Suriah tiga hari lalu berhasil merebut kontrol 58 distrik dan desa di Idlib dari tangan teroris.

 

 

Militer Suriah Tembak Jatuh Drone Turki

Angkatan bersenjata Suriah berhasil menembak jatuh drone Turki di daerah pinggiran selatan Idlib.

Kantor berita Suriah, Sanaa Selasa (25/2/2020) melaporkan, tentara Suriah menembak jatuh UAV Turki di distrik Dadikh di wilayah selatan Idlib kemarin.

Militer Suriah baru-baru ini mengumumkan akan menyerang dan menghancurkan target udara yang menyerang negaranya.

Jet tempur Suriah  juga membombardir bandara Taftaz di Idlib yang menjadi tempat pengerahan bagi pasukan Turki.

Keberhasilan militer Suriah mengambil alih wilayah provinsi Idlib, Aleppo dan al-Hasakah, memicu reaksi dari pihak militer Turki yang berusaha menghalangi laju pasukan Suriah selama beberapa hari terakhir demi melindungi kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan Ankara.

 

 

Hamas

 

 

Hamas: Rakyat Palestina akan Menggagalkan Kesepakatan Abad

Anggota Biro Politik Hamas, Salah al-Bardawil mengatakan kelompok perlawanan akan menggagalkan prakarsa Kesepakatan Abad.

Dalam wawancaranya dengan media Palestine al-Yawm, Rabu (26/2/2020), al-Bardawil menegaskan perlawanan rakyat Palestina dalam perang terbaru menunjukkan bahwa kami memiliki kekuatan pencegahan di hadapan rezim Zionis.

"Perlawanan Palestina mampu menggoyahkan Israel dan menorehkan kemenangan baru. Balasan kubu perlawanan terhadap Israel merupakan sebuah pesan kepada orang-orang yang berpikir mampu menghancurkan tekad bangsa Palestina," tandasnya.

Petinggi Hamas ini menambahkan bahwa setiap pukulan yang dirasakan Israel, datangnya dari seluruh warga Palestina, dan bangsa Palestina adalah pendukung kelompok perlawanan.

Rezim Zionis membunuh dua anggota Jihad Islam Palestina pada Senin lalu, dengan menyerang pangkalan Brigade Saraya al-Quds di wilayah Suriah.

Gerakan perlawanan Palestina membalas aksi teror yang dilakukan Israel dengan menembakkan sejumlah roket yang menargetkan permukiman Zionis pada Senin lalu.

 

Yordania Tolak Permintaan Israel untuk Ekspor Masker

Pemerintah Yordania mengumumkan bahwa pihaknya tidak bisa memenuhi permintaan Israel untuk mengekspor masker ke wilayah pendudukan.

Fars News (27/2/2020) melaporkan, salah seorang pejabat pemerintah Yordania mengabarkan permintaan Tel Aviv kepada Amman untuk mengekspor masker ke wilayah pendudukan.

Pejabat Yordania itu kepada kantor berita Ammon mengatakan, para pejabat Israel meminta Yordania mengirim masker dalam jumlah banyak ke wilayah pendudukan.

Ia menegaskan, Israel meminta 100 juta masker dari Yordania, tapi pemerintah Amman tidak bisa mengabulkannya.

Menurut pejabat Yordania, seiring dengan menyebarnya Virus Corona, Yordania mengekspor masker ke Cina dalam jumlah banyak, namun sejak dua hari terakhir Amman tidak lagi mengekspor masker ke negara manapun.

"Beberapa organisasi swasta di Yordania mengirim sendiri masker cadangan milik mereka ke Cina, dan hal ini karena hubungan dekat kedua negara," pungkasnya.

 

anti udara Yaman

Militer Yaman Kembali Tembak Jatuh Drone Koalisi Saudi

Sistem pertahanan udara militer dan komite rakyat Yaman kembali menembak jatuh sebuah pesawat nirawak milik koalisi pimpinan Arab Saudi di barat laut negara itu.

Fars News (27/2/2020) melaporkan, militer dan komite rakyat Yaman mengumumkan, pesawat mata-mata kolisi agresor itu ditembak jatuh di wilayah selatan Arab Saudi.

Stasiun televisi Al Masirah Yaman mengutip militer negara ini mengabarkan, pesawat nirawak tersebut ditembak jatuh di wilayah perbatasan Najran, barat daya Saudi.

Pasukan Yaman minggu ini berhasil memaksa mundur dan menembak sejumlah pesawat dan drone musuh dari timur dan utara negara itu.

 

Pengadilan Arab Saudi

 

Dituduh Bekerja untuk Dinas Intelijen Iran, Warga Saudi Divonis Mati

Pemerintah Arab Saudi mengadili 8 warga negara itu karena dituduh bekerjasama dengan dinas intelijen Iran.

Pengadilan Saudi menyidang 8 warga negara itu yang dituduh bekerjasama dengan dinas intelijen Iran.

Stasiun televisi Al Arabiya mengabarkan, vonis pengadilan dibacakan dalam persidangan yang dihadiri jaksa agung Saudi, para tertuduh, pengacara, keluarga dan wakil kelompok aktivis pembela hak asasi manusia.

Menurut Al Arabiya, tertuduh nomor enam karena terbukti berkhianat kepada negara, dan bekerjasama dengan dinas intelijen Iran, dijatuhi hukuman mati.

Ditambahkannya, tertuduh keenam telah membocorkan informasi sangat rahasia kepada dinas intelijen Iran sehingga membahayakan keamanan nasional Saudi. Ia juga membocorkan informasi terkait dua kedutaan besar asing, pintu masuk dan keluar kedutaan itu, serta aparat keamanan yang menjaganya.

Para tertuduh lain divonis hukuman penjara sampai 54 tahun. Al Arabiya mengatakan, para tertuduh bekerjasama dengan sejumlah orang mencurigakan yang bekerja untuk kedubes Iran. Di sisi lain, mereka membocorkan informasi soal urusan dalam negeri, dan ekonomi Saudi.(PH)