Hizbullah: Kami Yakin 25-40 Tahun Lagi Israel akan Lenyap
-
Sayyed Hashem Safieddine
Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon menilai alasan bertambahnya tekanan terhadap poros perlawanan adalah peningkatan kekuatan dan prestasi besar di level regional. Menurutnya, Hizbullah yakin, rezim Zionis Israel dalam 25-40 tahun lagi akan lenyap.
Fars News (20/5/2020) melaporkan, Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon, Sayid Hashem Safieddine dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Mayadeen mengatakan, Israel tidak akan mampu bertahan lebih dari 25-40 tahun lagi di hadapan kekuatan kubu perlawanan.
Safieddine menganggap blokade, tekanan, penggabungan wilayah Palestina lain dan Yahudisasi, dilakukan Israel karena takut akan masa depannya.
"Israel tahu ada sebuah realitas dalam perimbangan kekuatan yang namanya muqowama dan poros perlawanan. Perimbangan kekuatan ini berhasil meraih kemenangan di Lebanon, Palestina, dan kawasan," imbuhnya.
Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah menjelaskan, Israel memanfaatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menyerang seluruh struktur perlawanan, dan elemen-elemennya. Target serangan ini dimulai dari Iran sebagai pendukung utama perlawanan hingga gugurnya Syahid Qassem Solemani, dilanjutkan dengan serangan ke negara-negara yang berhubungan dengan poros perlawanan seperti Suriah.
Safieddine menambahkan, transformasi regional menyebabkan Israel berpikir untuk sesegera mungkin membentuk sebuah negara Yahudi.
"Ini adalah masalah yang pasti terkait perlawanan, bahwa Israel tidak akan mampu bertahanan lama, dan nasibnya sedang berhadapan dengan keruntuhan, artinya kami yakin 25-40 tahun lagi, Israel tidak akan ada lagi," pungkasnya. (HS)