Amnesty Internasional Peringatkan Kondisi Anak Irak bekas Tawanan Daesh
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i83786-amnesty_internasional_peringatkan_kondisi_anak_irak_bekas_tawanan_daesh
Amnesty Internasional menyatakan, sekitar dua ribu anak-anak Yaman yang dibebaskan dari tawanan kelompok teroris Daesh (ISIS) masih mengalami trauma mental dan fisik.
(last modified 2026-04-27T10:18:50+00:00 )
Jul 31, 2020 07:51 Asia/Jakarta
  • Daesh (ISIS)
    Daesh (ISIS)

Amnesty Internasional menyatakan, sekitar dua ribu anak-anak Yaman yang dibebaskan dari tawanan kelompok teroris Daesh (ISIS) masih mengalami trauma mental dan fisik.

Seperti dilaporkan IRNA, Amnesty Internasional Kamis (30/7/2020) seraya merilis laporan menyatakan, 1.992 anak di utara Irak mengalami penyiksaan, wajib militer secara paksa, pelecehan seksual dan berbagai pelecehan lainnya serta mereka tidak mendapat perawatan yang tepat.

Mayoritas anak-anak ini dikembalikan kepada keluarganya ketika mereka mengalami kelaparan, penyiksaan dan dipaksa berperang. Sementara di berbagai kasus, pengalaman seperti ini sangat berpengaruh pada kesehatan mereka.

Kelompok teroris Daesh dengan dukungan finansial dan militer Amerika serta sekutu Barat dan Arabnya termasuk Arab Saudi, menyerang Irak pada tahun 2014 serta menduduki sebagian besar wilayah utara dan barat negara ini serta melakukan berbagai kejahatan tak terhingga.

Menyusul peristiwa ini, Irak meminta bantuan Iran dalam memerangi para teroris.

Militer Irak dengan bantuan penasihat Republik Islam Iran pada 17 November 2017 berhasil membebaskan kota Rawa, di Provinsi al-Anbar yang merupakan basis terakhir pangkalan Daesh di negara ini.

Dengan pembebasan kota ini, secara praktis keberadaan Daesh di Irak telah berakhir. (MF)