Hizbullah Lebanon Kecam Penistaan Rasulullah oleh Prancis
-
Syeikh Naim Qassem.
Wakil Sekjen Hizbullah, mengatakan tujuan Amerika Serikat menekan Hizbullah adalah untuk memperoleh pengakuan atas pendudukan Israel di Lebanon.
Syeikh Naim Qassem, seperti dilaporkan situs al-Ahed, Selasa (27/10/2020) menambahkan Hizbullah berhasil melawan rezim penjajah Israel yang menjadi alat penindasan global Amerika.
Di bagian lain, Syeikh Qassem berharap agar pemerintahan baru Lebanon segera terbentuk berdasarkan program penyelamatan ekonomi, sosial, dan keuangan.
Mantan Perdana Menteri Lebanon, Saad Hariri telah menerima mandat dari presiden untuk membentuk pemerintahan baru.
Syeikh Qassem juga mengecam sikap pemerintah Prancis yang menghina Rasulullah Saw. Dia meminta para pemimpin politik di Prancis untuk menghindari tindakan anti-Islam, karena mereka tidak akan memperoleh keuntungan dari pendekatan ini. (RM)