Israel Halangi Upaya Penanganan Covid-19 di Gaza
-
Warga Palestina di Jalur Gaza.
Rezim Zionis Israel menghalangi pengiriman obat-obatan dan peralatan medis, termasuk alat bantu pernapasan ke Jalur Gaza di tengah meningkatnya wabah virus Corona.
Seperti dilansir situs Palestine Today, pejabat Israel pada Rabu (18/11/2020) malam, mengatakan pengiriman ventilator dan peralatan medis ke rumah sakit di Gaza dilarang dan tidak akan ada kesepahaman apapun tentang Gaza sampai tentara Zionis yang ditawan dibebaskan.
Kementerian Kesehatan Palestina menyerukan aksi segera oleh komunitas internasional, dunia Arab dan Muslim untuk mengakhiri pengepungan Gaza oleh rezim Zionis.
Sebelum ini, Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh dalam pembicaraan virtual dengan Nickolay Mladenov, Koordinator PBB untuk Perdamaian Timur Tengah (Asia Barat), mengatakan blokade Gaza dan Tepi Barat semakin mempersulit upaya untuk memerangi virus Corona.
Sejauh ini 12.071 orang terinfeksi virus Covid-19 di Gaza dan 54 di antaranya meninggal dunia.
Israel memblokade Jalur Gaza sejak 2006 setelah Hamas memenangkan pemilu parlemen di Palestina. Rezim Zionis mencegah pengiriman bahan kebutuhan pokok ke Gaza termasuk bahan bakar, makanan, obat-obatan, dan material bangunan. (RM)