Wawancara Putri Syahid Abu Mahdi al-Muhandis
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i88942-wawancara_putri_syahid_abu_mahdi_al_muhandis
Menar Jamal Ale Ibrahim, putri Syahid Abu Mahdi al-Muhandis, mengatakan tanpa dukungan Iran dan Hizbullah Lebanon, mustahil daerah-daerah Irak dapat segera dibebaskan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 03, 2021 07:44 Asia/Jakarta
  • Menar Jamal Ale Ibrahim dan potret ayahnya bersama Syahid Soleimani.
    Menar Jamal Ale Ibrahim dan potret ayahnya bersama Syahid Soleimani.

Menar Jamal Ale Ibrahim, putri Syahid Abu Mahdi al-Muhandis, mengatakan tanpa dukungan Iran dan Hizbullah Lebanon, mustahil daerah-daerah Irak dapat segera dibebaskan.

Menar Jamal dalam wawancara dengan televisi al-Mayadeen, Sabtu (2/1/2021) malam, menuturkan pembentukan Hashd al-Shaabi penting untuk membebaskan Irak.

"Jika tanpa dukungan Iran dan perjuangan Syahid Qasem Soleimani, maka Hashd al-Shaabi tidak akan terbentuk," ungkapnya.

"Ayah saya selalu mengkhawatirkan Syahid Soleimani dan menganggap dirinya bertanggung jawab sehingga selalu mendampinginya," ujar Menar Jamal mengacu pada hubungan antara ayahnya dan Syahid Soleimani.

Dia menganggap Kedutaan Besar AS di Baghdad sebagai pusat perencanaan aksi teror dan konspirasi.

"AS melakukan tekanan agar ayah saya tidak lolos ke parlemen Irak dan tidak terlibat dalam proses politik negara ini, dan kemudian memasukkan namanya dalam daftar organisasi teroris," ucap Menar Jamal.

Menurutnya, AS mengadopsi kebijakan terhadap bangsa-bangsa di Asia Barat. Aksi teror telah merusak wajah Amerika dan kehadiran Joe Biden tidak akan mengubah apapun. (RM)