Ansarullah: Statemen Menlu AS, Indikasi Kesalahan Trump
-
Ansarullah Yaman
Anggota Biro Politik Gerakan Ansarullah Yaman menilai statemen Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken membawa pesan bagi rival dan musuh gerakan ini di kawasan.
Seperti dilaporkan FNA, Mohammad Ali al-Houthi, Jumat (12/2/2021) di akun Twitternya menulis, statemen Antony Blinken merupakan sebuah penekakan bahwa pencantuman nama Ansarullah dalam daftar organisasi teroris oleh pemerintahan AS sebelumnya merupakan sebuah langkah keliru dan pembenaran bahwa musuh dan rival memberikan kesaksian atas hak legal Ansarullah untuk membela tanah air dan kedaulatan Yaman.
Ia menjelaskan, Ansarullah memandang positif keputusan terbaru Amerika dalam masalah ini, karena dampak dari keputusan sebelumnya mengarah kepada rakyat Yaman, dan Ansarullah menunggu keputusan baru untuk menghentikan perilaku buas AS di negara ini.
Kementerian Luar Negeri AS Jumat malam secara resmi menyatakan, keputusan pemerintah Presiden Joe Biden --yang membatalkan keputusan pemerintah sebelumnya yang mencantumkan Ansarullah dalam list organisasi teroris-- akan diberlakukan mulai hari Selasa.
Antony Blinken mengatakan, nama Ansarullah akan dihapus dari list organisasi teroris asing. Namun ia mengklaim bahwa langkah Amerika ini dilakukan atas dasar kemanusiaan.
Pemerintah AS sebelumnya yang dipimpin oleh Donald Trump pada hari-hari terakhir kekuasaannya mencantumkan Ansarullah dan sejumlah nama pemimpin gerakan ini dalam daftar organisasi teroris. Keputusan ini diambil atas permintaan Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi, dua negara agresor ke Yaman. (MF)