Ansarullah Yaman: Tidak Ada Perdamaian Sebelum Perang Dihentikan
-
Mohammed Abdul Salam.
Juru bicara Ansarullah Yaman, Mohammed Abdul Salam mengatakan perdamaian tidak akan tercipta selama blokade dan serangan belum dihentikan.
"Wacana dan seruan internasional tentang gencatan senjata di Yaman hanyalah klaim yang tidak berdasar," kata Abdul Salam dalam sebuah tweet pada Jumat (16/4/2021) seperti dikutip kantor berita IRIB.
Menurutnya, setiap seruan untuk perdamaian tidak bermakna serius selama blokade Yaman belum dicabut secara penuh.
"Sejauh ini kami belum melihat keseriusan untuk menghentikan agresi, dan seruan internasional dalam hal ini hanya menawarkan sebuah pilihan," kata Abdul Salam.
Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengklaim bahwa salah satu prioritas pemerintahnya adalah mengakhiri perang di Yaman, namun ia belum mengambil langkah apapun setelah lebih dari tiga bulan menjabat.
Arab Saudi dengan dukungan Amerika, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lain, melancarkan serangan ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara itu dari darat, laut, dan udara. (RM)