Ini Prediksi Petinggi Hamas tentang Agresi Rezim Zionis
-
Musa Abu Marzouk.
Wakil Kepala Biro Politik Hamas, Musa Abu Marzouk memperkirakan bahwa rezim Zionis akan menyetujui gencatan senjata dengan Palestina dalam satu atau dua hari ke depan.
"Upaya yang sedang dilakukan saat ini untuk gencatan senjata akan membuahkan hasil dan gencatan senjata akan dilakukan bersamaan," ujarnya pada Rabu (19/5/2021) malam, seperti dilaporkan televisi al-Mayadeen Lebanon.
Abu Marzouk menuturkan upaya gencatan senjata akan berhasil dan gencatan senjata diharapkan akan tercipta dalam satu atau dua hari ke depan. Ini hanya berlaku di Gaza dan tidak termasuk zona konflik di Tepi Barat dan daerah Garis Hijau.
Namun, dia memperingatkan setiap serangan udara Israel lebih lanjut akan menimbulkan tembakan roket tambahan dari Jalur Gaza.
Menurutnya, rezim Zionis tidak dapat berperang di beberapa front sekaligus dan sangat khawatir pintu neraka akan terbuka ke arah mereka.
Soal penolakan AS terhadap resolusi untuk mengecam Israel di Dewan Keamanan PBB, petinggi Hamas ini menegaskan AS terlibat dalam pembunuhan orang-orang Palestina, dan saat ini ada tekanan besar dari Washington ke Tel Aviv supaya menghentikan agresi.
"Perlawanan ini akan memaksa Netanyahu untuk tidak melanggar hak-hak warga Palestina di Quds dan Masjid al-Aqsa," ucapnya.
Kepada negara-negara Arab yang menormalisasi hubungan dengan rezim Zionis, Abu Marzouk menegaskan mereka harus meninggalkan kesepakatan itu setelah melihat kejahatan Zionis. (RM)