Qatar Khawatirkan Dampak Provokasi Israel di Al Quds
-
Menlu Qatar
Menteri Luar Negeri Qatar, Mohammed bin Abdul Rahman Al Thani menilai tindakan rezim Zionis di Al-Quds mengkhawatirkan, dan akan menyulut konflik baru.
Televisi Al-Jazeera melaporkan Menteri Luar Negeri Qatar, Mohammed bin Abdul Rahman Al Thani setelah pertemuan para menteri luar negeri Liga Arab di Doha pada hari Selasa (15/6/2021) mengatakan, "Orang-orang Arab prihatin dengan tindakan Israel di Al-Quds, terutama di daerah Sheikh Jarrah. Apalagi, pawai bendera dan pengosongan orang-orang Palestina dari Bab al-Amoud,".
Dia juga menekankan pentingnya penandatanganan perjanjian mengikat yang melindungi hak semua orang.
Sebelumnya, kelompok Zionis ekstrem tetap berserikeras menggelar pawai bendera pada hari Selasa (15/6/2021) di kota Al Quds.
Acara ini dikelola oleh lembaga-lembaga Zionis rasialis, dan pemukim Zionis ekstrem. Para peserta pawai turun ke jalan-jalan kota Al Quds, dan mengibaskan bendera Israel. Mereka menuntut pembersihan etnis warga Palestina.
Tidak hanya itu, puluhan pemukim Zionis menyerbu halaman Masjid al-Aqsa di bawah pengawalan aparat keamanan Israel.
Badan Wakaf Islam al-Quds dalam sebuah pernyataan, Senin (14/6/2021) mengatakan 80 pemukim Zionis menyerbu halaman Masjid al-Aqsa secara berkelompok dan melakukan tur provokatif dengan dukungan aparat keamanan Israel.(PH)