Operasi Bersama Hizbullah dan Militer Lebanon Tumpas Teroris
Militer Lebanon dan pasukan Hizbullah dalam dua operasi terpisah berhasil melumpuhkan para teroris yang berada di sepanjang perbatasan Lebanon-Suriah.
Kantor berita nasional Lebanon (25/5) melaporkan, unit-unit artileri militer Lebanon, Selasa (24/5) menyerang konvoi teroris bersenjata di dataran tinggi distrik Ras Baalbek di wilayah Timur Lebanon dan menewaskan serta melukai sejumlah anasir teroris.
Pasukan Lebanon juga berhasil menangkap Sameh Al Buraidi, salah satu anasir teroris Takfiri di kota Arsal.
Sementara itu pasukan Hizbullah, Selasa (24/5) berhasil menggagalkan serangan anasir-anasir teroris Takfiri, Front Al Nusra ke sebuah pangkalan militer di distrik Faliteh, yang terletak di dataran tinggi Arsal, Timur Laut Lebanon.
Dalam beberapa bulan terakhir, militer dan para pejuang Hizbullah kerap terlibat pertempuran hebat dengan kelompok-kelompok teroris Front Al Nusra dan Daesh di dataran tinggi Timur dan Timur Laut Lebanon.
Hizbullah meraih sejumlah kemenangan dari para teroris dalam pertempuran-pertempuran itu.
Di sisi lain, jet-jet tempur militer rezim Zionis Israel, Selasa (24/5) kembali melanggar resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB dengan menerobos zona udara Lebanon di Selatan negara itu.
Resolusi 1701 DK PBB mengakhiri agresi militer 33 hari tahun 2006, Israel ke Lebanon.
Dalam perang 33 hari itu, sekitar 1200 warga Lebanon gugur dan sejumlah banyak lainnya terluka. (HS)