Cina: AS Bersikap Diskriminatif dalam Bisnis
Cina menyatakan bahwa Amerika Serikat dengan menaikkan bea impor baja sampai berkali lipat telah bersikap diskriminatif dalam transaksi perdagangan.
Kantor berita IRNA melaporkan, Kementerian Perdagangan Cina pada Sabtu (28/5/2016) dalam sebuah keterangannya menyebut pemberlakuan kewajiban pajak antara 450 sampai 500 persen oleh AS atas impor baja dari Cina sebagai sebuah diskriminasi perdagangan yang memprihatinkan.
"Hubungan perdagangan kedua negara bisa rusak jika proses itu terus berlanjut dan penerapan kewajiban pajak tersebut," kata pernyataan itu.
Kementerian Perdagangan Cina menegaskan, langkah-langkah seperti itu tidak hanya bertentangan dengan aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), tapi juga jauh dari standar-standar perdagangan.
AS dan Uni Eropa mengatakan bahwa langkah perlindungan pemerintah Cina terhadap para produsen baja sebenarnya telah mendorong masuknya baja dengan harga murah ke pasar mereka dan menyebabkan penutupan pabrik baja dan penghapusan ribuan lapangan kerja.
AS mulai minggu ini telah menerapkan kewajiban pajak yang berat terhadap impor baja dari Cina, India, Taiwan dan Korea Selatan, namun baja dari Jepang dikenakan pajak lebih sedikit. (RM)