Jubir Kemlu AS: Sanksi, Opsi Tekan Taliban di Tangan Kami !
-
Ned Price
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Ned Price mengatakan Taliban sekarang dianggap sebagai kelompok teroris, dan sanksi terhadap kelompok ini termasuk salah satu opsi yang dimiliki Washington.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price hari Jumat (21/8/2021) bereaksi terhadap laporan pemukulan terhadap warga Amerika di Kabul, dan menekankan bahwa pihaknya mengikuti masalah ini secara serius.
Dia menambahkan bahwa setiap pemerintah Afghanistan yang tidak memenuhi tuntutan rakyatnya, termasuk perempuan dan minoritas, tidak akan mendapat dukungan dari Washington.
Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Pertahanan AS, John Kirby mengatakan, "Beberapa laporan mengenai pemukulan warga Amerika oleh Taliban di Kabul mengkhawatirkan dan kami sampaikan kepada Taliban bahwa ini tidak dapat diterima,".
Mengenai penarikan 18.000 orang pasukan AS dari Afghanistan, John Kirby mencatat bahwa misi militer AS untuk mempertahankan Bandara Kabul dan operasi keluarnya pasukan dari Afghanistan terus berlanjut secara aman.
Setelah pasukan Taliban memasuki Kabul tanpa bentrokan pada 15 Agustus, sejumlah warga Afghanistan menyerbu bandara Kabul untuk mencoba mengusir diplomat asing.
Penerbangan militer dari Bandara Kabul hanya untuk diplomat dan staf kedutaan asing di negara ini.
Anggota Taliban hadir di berbagai bagian Kabul dan berpatroli di ibu kota Afghanistan.(PH)