AS dan Inggris Kirim Tim Perang Siber untuk Bantu Ukraina
-
Ilustrasi pasukan siber.
Amerika Serikat dan Inggris diam-diam mengirim tim perang siber ke Ukraina untuk melawan kemungkinan serangan siber oleh Rusia.
AS dan Inggris percaya bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan segera meluncurkan serangan siber yang menargetkan jaringan listrik Ukraina, sistem perbankan, dan infrastruktur vital lainnya, kata surat kabar The New York Times, Selasa (21/12/2021).
Para pejabat Washington menolak untuk memberikan rincian jumlah tim siber yang mereka kirim ke Ukraina, sementara pemerintah London menyebut dukungannya untuk Kiev "bersifat defensif."
Intelijen AS percaya bahwa Putin mungkin mencoba untuk membuat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy terlihat "tidak kompeten" dan melemahkan pemerintahannya.
Dalam beberapa pekan terakhir, negara-negara Barat menuding Rusia sedang merencanakan serangan militer ke Ukraina. Moskow membantah keras tuduhan itu.
Rusia juga memperingatkan pasukan NATO agar tidak melewati garis merah dan menghentikan ekspansinya ke arah Timur. (RM)