AS Klaim Siap Capai Kesepakatan Kuat dengan Iran
Juru Bicara Gedung Putih, Jen Psaki mengklaim bahwa Amerika Serikat dan sekutunya siap untuk mencapai kesepakatan yang kuat, padahal Iran menunggu keputusan politik Washington pada beberapa masalah utama yang tersisa dalam pembicaraan Wina.
Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki pada konferensi pers di Washington Senin (4/4/2022) malam menanggapi pertanyaan tentang pembicaraan Wina dengan mengatakan bahwa kesepakatan akhir pada pembicaraan itu ditunda oleh keputusan politik AS.
Tanpa merinci komitmen Washington dalam JCPOA, Psaki menjelaskan, "Kami menyerukan Iran untuk fokus mencapai kesepakatan di Wina,".
Stetemen Juru bicara Gedung Putih mengemuka ketika Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian di akun Twitter-nya pada hari Senin menulis, "Jika ada jeda dalam pembicaraan Wina, itu karena pihak Amerika mengulur waktu,".
"Kami tidak akan pernah berada di bawah beban tuntutan berlebihan Amerika. Jika Gedung Putih berperilaku realistis, kesepakatan dapat dicapai," tegasnya.
Pembicaraan Wina putaran kedelapan yang dimulai pada 27 Desember 2021 memasuki fase baru pada 11 Maret 2022, atas saran Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell, dan para perunding kembali ke ibu kota mereka untuk konsultasi politik.(PH)