Imran Khan Dicopot, PM Baru Pakistan Perluas Hubungan dengan AS
Perdana Menteri baru Pakistan, Shehbaz Sharif berusaha untuk memperluas hubungan dengan Amerika Serikat.
Setelah sepekan terjadi ketegangan politik di Pakistan, Shehbaz Sharif dari Partai Liga Muslim terpilih sebagai perdana menteri ke-23 pada Senin.
Pada saat yang sama, semua anggota partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) mengundurkan diri sebagai bentuk protes atas pencopotan Imran Khan dari jabatan perdana menteri.
Kantor Perdana Menteri baru Pakistan Shehbaz Sharif hari Rabu (13/4/2022) mengumumkan bahwa pemerintah baru akan berinteraksi dengan Amerika Serikat secara konstruktif dan positif untuk mendukung tujuan bersama.
Kantor Shahbaz Sharif menambahkan bahwa pemerintah baru Pakistan menyambut baik langkah AS untuk menegaskan kembali pentingnya hubungan jangka panjang dengan Pakistan.
Sikap Imran Khan dalam masalah krisis Ukraina tidak disukai oleh Amerika. Amerika telah mengancam akan menggulingkan Imran Khan, dengan bantuan partai-partai oposisi Pakistan.
Pada dini hari Minggu, 10 April, setelah pemungutan suara di parlemen Pakistan berakhir, Imran Khan gagal memenangkan mosi percaya dan secara resmi dicopot dari jabatan Perdana Menteri.
Imran Khan yang terpilih pada 18 Agustus 2018, mengakhiri masa jabatannya pada 10 April 2022.(PH)