Hari Ini, Rusia Hentikan Pasokan Gas ke Denmark
Perusahaan gas nasional Rusia, Gazprom mengumumkan penghentian pasokan gas ke Denmark mulai hari ini.
Gazprom mengumumkan penghentian ekspor gas ke Denmark mulai Rabu, (1/6/2022), karena Denmark menolak untuk membayar gas yang diimpor dari Rusia dalam mata uang rubel.
Rusia, sebelumnya telah menghentikan pasokan gas ke Belanda, Polandia, Finlandia dan Bulgaria.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluarkan dekrit pada bulan Maret yang menyatakan bahwa semua pembayaran gas Rusia harus dilakukan dalam mata uang rubel.
ُSebelumnya Direktur Utama Shell, Ben van Beurden mengingatkan negara-negara Eropa tidak dapat menggantikan gas alam Rusia, meskipun dilakukan penggantian pemasok dari negara lain.
Direktur Utama Shell, Ben van Beurden hari Jumat (6/5/2022) mengatakan, “Pergantian pemasok dari Afrika dan Skandinavia, seiring dengan meningkatnya pembelian gas alam cair (LNG), tidak akan dapat menggantikan energi Rusia untuk membantu pasar Eropa,".
"Membawa lebih banyak LNG ke pasar, meningkatkan kapasitas pencairan dan konversi gas, serta meningkatkan pasokan pipa dari Afrika Utara dan Norwegia adalah solusi logis, tetapi transfer energi dalam jangka menengah tidak dapat dihindari," kata Beurden.
"Tidak ada cara untuk membeli lebih banyak gas melalui pipa dan LNG untuk sepenuhnya menggantikan gas Rusia yang saat ini kami konsumsi," kata CEO Shell.
Rusia saat ini merupakan pemasok gas terbesar di Eropa, yang memasok sekitar 40 persen gas di kawasan itu.(PH)