Rusia: Uni Eropa Tidak Siap Terima Realitas !
Deputi Wakil Tetap Rusia di PBB menyatakan bahwa Moskow siap menerima kenyataan yang terjadi, tetapi Uni Eropa tidak bersedia melakukannya.
Alih-alih mencoba untuk mengurangi ketegangan antara Rusia dan Ukraina, negara-negara Eropa justru mengadopsi klaim anti-Rusia dan mengeluarkan ancaman dan sanksi.
Selama pertemuan Dewan Keamanan PBB membahas masalah krisis Ukraina, Charles Michel, Presiden Dewan Eropa, menuduh Rusia melakukan kejahatan amoral di Ukraina, dan menuding Moskow bertanggung jawab atas krisis pangan global.
Wakil tetap Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzia, meninggalkan pertemuan menyusul pernyataan Michel tersebut.
"Anda bisa saja meninggalkan ruangan ini sekarang, tapi mungkin akan lebih mudah untuk tidak mendengarkan realitas yang terjadi," kata Michelle kepada Nebenzia saat dia meninggalkan ruang sidang Dewan Keamanan PBB.
Menanggapi statemen tersebut, Deputi Wakil Tetap Rusia di PBB, Dmitry Polansky di akun Twitternya hari Senin (6/6/2022) mengatakan, “Kami di sini untuk mendengar realitas. Tapi masalahnya jelas Uni Eropa tidak perlu mendengarkan realitas, dan kami hanya mendengar serangkaian kebohongan terang-terangan dan klaim tak berdasar, banyak di antaranya kosong dan tidak berharga,".
"Sangat menyakitkan melihat standar tidak profesional dan tidak bermoral seperti itu oleh staf kunci uni Eropa," cuitnya.(PH)