Menhan Turki dan Rusia Jalin Kontak, Ini yang Dibahas
Menteri pertahanan Turki dan Rusia menjalin kontak telpon untuk membahas berbagai isu penting mengenai krisis Ukraina dan Suriah.
Seiring dimulainya perang antara Rusia dan Ukraina Februari lalu, ekspor biji-bijian dari Ukraina melalui Laut Hitam telah berhenti, yang telah menimbulkan kekhawatiran krisis pangan global.
Turki sebagai anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang memiliki perbatasan laut dengan Rusia dan Ukraina di Laut Hitam. Dengan posisi ini, Ankara berupaya memainkan perannya sebagai mediator antara Moskow dan Kiev dalam perang di Ukraina.
Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar dan Menhan Rusia, Sergei Shoigu hari Selasa (7/6/2022) berbicara melalui telepon untuk membahas kemungkinan menciptakan koridor ekspor biji-bijian dari Ukraina.
Akar dan Shoigu menegaskan urgensi tindakan yang bisa diambil terkait keamanan transportasi gandum, bunga matahari, dan produk pertanian lainnya dari Ukraina.
Para menteri pertahanan Turki dan Rusia juga membahas perkembangan di Suriah utara.
Hulusi Akar dan Sergei Shoigu dalam pembicaraan kemarin juga menyinggung masalah Suriah, termasuk sikap Ankara yang akan menanggapi tindakan destabilisasi di wilayah utara Suriah, dan tidak akan menerima kehadiran pasukan Partai Buruh Kurdistan Turki (PKK) di wilayah tersebut.
Hari ini, menteri Luar Negeri Turki dan Rusia akan bertemu di Ankara untuk membahas perkembangan di Suriah dan Ukraina, terutama upaya yang dipimpin PBB untuk membuka koridor yang aman untuk pengiriman gandum Ukraina. (PH)