Macron: Prancis Masuki Ekonomi Perang, Anggaran Militer Harus Naik
-
Presiden Prancis Emmanuel Macron
Presiden Prancis mengabarkan dimulainya peninjauan ulang anggaran militer Prancis untuk tahun 2019-2025 dengan menyinggung "kondisi geopolitik".
Emmanuel Macron, Senin (13/6/2022) saat membuka pameran industri senjata Eurosatory di Paris mengatakan, "Sejak pecahnya perang Ukraina, Prancis sudah memasuki ekonomi perang yang diperkirakan akan berlangsung lama."
Menurut Macron, karena Prancis berada pada pijakan ekonomi perang, maka ia perlu untuk meninjau ulang, dan menambah anggaran militernya.
Ia menambahkan, "Kami tidak akan menunggu perubahan strategis untuk melakukan investasi kembali, perang Rusia telah memaksa kami untuk bergerak lebih cepat dengan biaya rendah."
Padahal sebelum pecah perang di Ukraina, sejak berkuasa tahun 2017, Macron telah meningkatkan secara bertahap anggaran militer Prancis, hingga mencapai 41 miliar euro, dan tahun 2025 akan menjadi 50 miliar euro.
Pada saat yang sama, Macron menegaskan bahwa Eropa membutuhkan industri pertahanan yang jauh lebih besar untuk memutus ketergantungan kepada pihak luar dalam memenuhi kebutuhan senjatanya. (HS)