Mayoritas Rakyat Italia Khawatirkan Dampak Kelanjutan Perang di Ukraina
Jajak pendapat terbaru di Italia menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat negara ini mengkhawatirkan dampak buruk kelanjutan perang antara Ukraina dan Rusia terhadap kehidupan mereka.
Kebijakan intervensi pemerintah Italia sejalan dengan negara-negara Barat lainnya dalam mengirimkan senjata ke Kyiv dan menghabiskan biaya militer untuk mengobarkan perang di Ukraina, terjadi di saat Kementerian Keuangan Italia menunjukkan bahwa perekonomian negaranya menghadapi resesi.
Sebuah survei terbaru di Italia menunjukkan sebagian besar responden dalam survei ini mengkhawatirkan kelanjutan konflik di Ukraina, terutama konsekuensinya yang meluas terhadap negaranya sendiri.
Lembaga polling IPSOS menganggap tingkat kekhawatiran orang Italia tentang perang di Ukraina sangat tinggi dan mengumumkan bahwa 9 dari 10 orang yang diwawancarai mengkhawatirkan dampak perang tersebut.
Menurut survei ini, satu dari setiap lima orang Italia juga percaya bahwa percikan Perang Dunia III akan dipicu oleh konflik di Ukraina.
Sementara itu, Giuseppe Conte, Mantan Perdana Menteri Italia, yang berbeda pandangan dengan pemerintah Italia saat ini, menentang pengiriman senjata ke Kyiv.
Conte dalam wawancara eksklusif dengan reporter Iran Press di Roma hari Sabtu (22/10/2022) menekankan penghentian pengiriman lebih banyak senjata ke Ukraina.
"Saya percaya bahwa Italia, dalam bentuk Uni Eropa dan NATO, harus memfokuskan semua upayanya dalam menemukan solusi politik untuk perang di Ukraina," ujar mantan PM Italia ini.
Conte juga memperingatkan bahwa eskalasi ketegangan militer mendorong menuju ke arah perang nuklir hari demi hari.
Mantan Perdana Menteri Italia ini juga menegaskan komitmennya untuk berpartisipasi dalam demonstrasi perdamaian yang rencananya akan digelar di Roma pada 5 November mendatang.
Sementara itu, dalam beberapa minggu terakhir, orang-orang Italia di berbagai kota mengadakan demonstrasi anti-NATO dan mendukung perdamaian, serta menuntut segera diakhirinya perang di Ukraina.(PH)