Ini Syarat Mesir untuk Pulihkan Hubungan dengan Turki
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mesir mengumumkan, untuk memulihkan hubungannya dengan Kairo, Turki harus mengakui secara resmi tuntutan rakyat Mesir.
Stasiun televisi Russia Today (29/6) melaporkan, Ahmed Abu Zeid, Jubir Kemenlu Mesir, menyesalkan berlanjutnya sikap kontradiktif Turki, namun menyambut upaya normalisasi hubungan dua negara.
Abu Zeid juga mengharuskan Turki menghormati Revolusi 30 Juni Mesir dan menganggapnya sebagai bukti kehendak serta tekad rakyat Mesir.
Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki sebelumnya mengatakan, syarat pemulihan hubungan Ankara-Kairo bergantung pada pembebasan Muhammad Mursi, mantan Presiden Mesir.
Hubungan Turki-Mesir memburuk pasca kudeta yang dilancarkan terhadap Muhammad Mursi, mantan Presiden negara itu di tahun 2013, dan naiknya Abdel Fattah El Sisi, sebagai penggantinya.
Muhammad Mursi terhitung sebagai satu-satunya presiden yang terpilih secara demokratis di Mesir pasca tumbangnya diktator Hosni Mobarak.
Saat ini Mursi masih berada dalam proses peradilan atas dakwaan sejumlah kasus. (HS)