Survei: Warga Amerika Tolak Biden dan Trump Maju Pilpres 2024
https://parstoday.ir/id/news/world-i136856-survei_warga_amerika_tolak_biden_dan_trump_maju_pilpres_2024
Hasil survei terbaru menunjukkan bahwa mayoritas pemilih Amerika menentang kehadiran presiden Amerika Serikat saat ini dan sebelumnya, Joe Biden dan Donald Trump, dalam pemilu presiden 2024.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jan 04, 2023 12:15 Asia/Jakarta
  • Survei: Warga Amerika Tolak Biden dan Trump Maju Pilpres 2024

Hasil survei terbaru menunjukkan bahwa mayoritas pemilih Amerika menentang kehadiran presiden Amerika Serikat saat ini dan sebelumnya, Joe Biden dan Donald Trump, dalam pemilu presiden 2024.

Pemilu presiden AS berikutnya akan diadakan pada 5 November 2024.

Jajak pendapat baru oleh Institut Rasmussen menunjukkan bahwa 55 persen orang Amerika mengatakan bahwa Joe Biden, presiden Amerika Serikat saat ini, tidak boleh berpartisipasi dalam pemilu presiden untuk masa jabatan berikutnya.

Sebanyak 33 persen responden dalam survei ini mendukung pemilihan kembali Biden, dan 11 persen mengatakan bahwa mereka belum memutuskan dalam hal ini.

Survei ini menunjukkan bahwa 78 persen Republikan dan 62 persen independen mengatakan bahwa Biden tidak boleh berpartisipasi dalam pemilu 2024.

Di antara anggota partai Demokrat, sebanyak 27 persen responden menentang Biden maju kembali.

Hasil survei Institut Rasmussen juga menunjukkan bahwa 53 persen pemilih menentang terpilihnya kembali mantan Presiden AS Donald Trump pada pemilu 2024.

Di antara mereka, hanya 35 persen yang mendukung partisipasi Trump dalam pemilihan presiden, dan 11 persen pemilih ragu apakah Trump harus berpartisipasi dalam pemilihan tahun depan atau tidak.

Sebanyak 37 persen dari Partai Republik, 69 partai dari Demokrat, dan 53 persen dari independen mengatakan bahwa Trump tidak boleh mencalonkan diri lagi.

Donald Trump, mantan presiden Amerika Serikat telah berulang kali menuduh Demokrat melakukan penipuan besar dalam pemilihan presiden yang menguntungkan presiden Amerika Serikat saat ini, Joe Biden.(PH)