Rusia Tanggapi Pengiriman Senjata Korsel ke Ukraina
Juru bicara kepresidenan Rusia menggambarkan keputusan Korea Selatan memberikan bantuan militer ke Ukraina sebagai mitra dalam perang melawan Moskow.
Menurut kantor berita Sputnik, Dmitry Peskov, Juru Bicara Kepresidenan Rusia hari Rabu (19/4/2023) mengkritik keputusan Korea Selatan memasok senjata dan bantuan militer ke Ukraina dengan mengatakan, "Sayangnya, Seoul telah mengambil posisi yang tidak bersahabat terhadap Moskow, dan ini berarti terlibat dalam perang,".
Menanggapi keputusan pemerintah Ukraina menarik duta besarnya dari Belarus, Juru Bicara Kremlin menegaskan," Kami percaya bahwa ini adalah tindakan provokatif."
Menurut laporan ini, Peskov memperingatkan tentang kemungkinan konflik regional di Asia Timur dan menekankan perlunya kesiapan tempur penuh armada Pasifik Rusia.
Rusia memulai operasi militer di Ukraina pada 24 Februari menyusul tindakan provokatif NATO di perbatasan negara itu.
Negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat bukan hanya tidak melakukan apa pun untuk mengurangi ketegangan dan menghentikan konflik di Ukraina, tetapi dengan mengirimkan peralatan dan senjata serta menekan Rusia yang semakin mengobarkan api konflik di Ukraina.(PH)