Rusia: Arsenal Nuklir Prancis dan Inggris Dikontrol AS
Apr 20, 2023 20:54 Asia/Jakarta
-
senjata nuklir
Juru bicara Presiden Rusia mengatakan, bergabungnya Ukraina ke NATO, akan menjadi bahaya besar bagi Rusia, oleh karena itu operasi militer khusus di lancarkan.
Dmitry Peskov, Kamis (20/4/2023) menuntut pengurangan volume arsenal senjata atom yang dimiliki oleh negara-negara Eropa.
Ia menambahkan, "Arsenal nuklir Prancis dan Inggris secara praktis dikontrol oleh Amerika Serikat, dan pengurangan volume arsenal nuklir itu harus dibahas dengan memperhatikan masalah AS."
Peskov juga menyinggung syarat yang ditetapkan Kementerian Luar Negeri Prancis, bagi bergabungnya negara itu dengan konvensi-konvensi internasional pengendalian senjata.
"Pertama arsenal-arsenal senjata atom negara-negara Barat, harus dikurangi, sehingga Rusia, juga dapat mengkaji masalah ini," katanya.
Jubir Presiden Rusia menjelaskan, "Bergabungnya Ukraina, ke NATO akan menciptakan bahaya besar baru bagi Rusia, oleh karena itu operasi militer khusus dilancarkan."
Pada saat yang sama, Peskov membantah klaim Ukraina terkait "orang pengganti" Presiden Rusia Vladimir Putin, saat mengunjungi garis depan pertempuran di Ukraina.
Menurutnya klaim semacam ini memang terkadang disampaikan oleh pemerintah Ukraina, dan hal tersebut bukan sesuatu yang aneh. (HS)
Tags