Muslim Inggris Lanjutkan Protes Penangguhan Aktivitas Islamic Center
https://parstoday.ir/id/news/world-i147808-muslim_inggris_lanjutkan_protes_penangguhan_aktivitas_islamic_center
Muslim Inggris melanjutkan aksi protes terhadap penangguhan kegiatan Islamic Center di negara ini.
(last modified 2025-11-30T07:49:40+00:00 )
Jun 16, 2023 15:40 Asia/Jakarta
  • Muslim Inggris Lanjutkan Protes Penangguhan Aktivitas Islamic Center

Muslim Inggris melanjutkan aksi protes terhadap penangguhan kegiatan Islamic Center di negara ini.

Islamic Center Inggris, sebagai salah satu pusat utama bagi komunitas Muslim dari berbagai negara untuk melakukan kegiatan dan ritual keagamaan di London, dalam beberapa bulan terakhir menjadi sasaran serangan berbagai kelompok anti-revolusioner, separatis dan penentang Islam dan Republik Islam Iran.

Para pengunjuk rasa dalam aksi protes damai hari Kamis (15/6/2023) menyerukan supaya pemerintah Inggris tidak memaksakan tujuan, pemikiran, dan kepentingannya kepada Islam dan mencampuri urusan internal mereka. 

 

"Mengapa kami harus dipaksa mengadakan salat berjamaah dan ritual salat di jalan di negara yang mengklaim kebebasan berbicara dan beragama?," kata seorang demonstran kemarin.

Sebelumnya, puluhan individu dan lembaga Islam dan sipil di Inggris menyatakan keberatan keras atas tindakan lembaga yang berafiliasi dengan pemerintah negara ini dalam memaksakan direktur non-Muslim untuk membawahi Islamic Center dan Urusan Muslim.

Menurut Masoud Shajareh, ketua Komisi Hak Asasi Manusia Islam di London, tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip kebebasan manusia, sipil dan beragama.

Komisi Amal Inggris bulan lalu membubarkan dewan pengawas pusat dan menunjuk  Emma Moody, seorang non-Muslim, sebagai direktur eksekutifnya. Umat ​​Islam menggambarkan tindakan ini sebagai penghinaan yang jelas terhadap komunitas Muslim di negara ini.

Dalam pernyataan yang diterbitkan pada 10 Mei 2023, Emma Moody, kepala Komisi Amal di Inggris Raya, menyatakan bahwa tindakan ini diambil untuk melindungi posisi badan amal tersebut di mata publik, dan direktur sementara akan melakukannya demi meningkatkan kualitas manajemen organisasi.(PH)