Rencana Kunjungan Putin ke Ankara Jadi Isu Media Turki
Surat kabar Turki melaporkan rencana kunjungan presiden Rusia ke negara ini.
Selama kunjungan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ke Istanbul bulan lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengunjungi Turki pada bulan Agustus.
Erdogan mengumumkan tujuan perjalanan ini untuk membahas perpanjangan perjanjian ekspor biji-bijian Ukraina melalui Laut Hitam.
Perjanjian yang dicapai Rusia dan Ukraina dengan mediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Turki, berakhir bulan lalu karena penarikan sepihak Rusia dari perjanjian ini.
Moskow menilai distribusi ekspor biji-bijian tidak dikirim ke negara-negara yang kurang beruntung dan hanya menguntungkan negara-negara Barat saja. Pan pada saat yang sama, Rusia ingin mengekspor beberapa barang produksinya melalui jalur ini.
Setelah pernyataan Erdogan tentang kunjungan Putin ke Turki, Kremlin tidak menutup kemungkinan kunjungan tersebut, tetapi pada saat yang sama menegaskan bahwa belum ada waktu yang ditetapkan untuk itu.
Sementara itu, media Turki mengumumkan akhir Agustus sebagai waktu pertemuan Putin dan Erdogan di negara ini.
Surat kabar Eropa, Politico, yang diterbitkan di Brussel, ibu kota Belgia dan markas besar Uni Eropa, mengutip sebuah surat kabar Turki hari Senin dan menulis bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu dengan mitranya dari Turki Recep Tayyip Erdogan di akhir bulan ini, karena Ankara berupaya menghidupkan kembali Perjanjian Butir Laut Hitam.
Surat kabar Hurriyet yang dekat dengan partai penguasa Turki, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) menulis bahwa kabinet Erdogan akan mengadakan pertemuan pada Senin untuk membahas kemungkinan kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Turki pada akhir bulan ini.
Erdogan telah gagal mencoba untuk bertindak sebagai mediator antara Rusia dan Ukraina dengan tujuan mengakhiri perang yang dimulai pada 24 Februari 2022 dan telah diperpanjang meskipun berulangkali tidak membuahkan hasil.(PH)