PBB Serukan Kembalikan Rusia ke SWIFT
PBB terpaksa mengembalikan Rusia ke sistem pembayaran internasional yang dikenal sebagai SWIFT.
Sebelumnya, pada Juni 2022, Uni Eropa memutus koneksi Bank Pertanian Rusia ke SWIFT dengan dalih perang di Ukraina.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam suratnya kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov hari Jumat (8/9/2023) mengumumkan bahwa cabang Bank Pertanian Rusia di Luksemburg dapat meminta akses ke SWIFT.
Dalam surat tersebut, Guterres berusaha meyakinkan Rusia untuk menghidupkan kembali rencana transfer gandum ke Laut Hitam melalui mediasi PBB.
Menghubungkan kembali Bank Pertanian Rusia ke SWIFT adalah salah satu proposal PBB ke Rusia, dan diharapkan masalah Koridor Biji-bijian Laut Hitam akan terselesaikan sampai batas tertentu.
Perjanjian ekspor biji-bijian dari Laut Hitam ditandatangani oleh perwakilan Rusia, Turki, Ukraina, dan PBB pada 22 Juli 2022.
Perjanjian ini mencakup ekspor biji-bijian, bahan makanan, dan pupuk Ukraina melalui tiga pelabuhan negara ini di pesisir Laut Hitam, yang dihentikan pada 22 Juli 2023 setelah Rusia tidak menyetujui perpanjangannya.(PH)