Polisi Turki Tutup Akses ke Pangkalan Incirlik
Polisi Turki menutup semua akses ke pangkalan udara Incirlik yang terletak di Adana.
Seperti dilansir Fars News Agency (FNA), Ahad (31/7/2016), sekitar 7.000 polisi Turki bersama dengan kendaraan lapis baja telah mengepung dan memblokir akses ke pangkalan udara Incirlik, yang digunakan oleh pasukan NATO.
Menurut media Rusia, Sputnik, laporan yang belum dikonfirmasi mengatakan bahwa pasukan dikirim untuk melawan upaya kudeta baru.
Pangkalan udara Incirlik merupakan markas penting NATO di Turki. Amerika Serikat mempertahankan 50 sampai 90 senjata nuklir taktis di pangkalan itu. Arab Saudi dan Qatar juga menempatkan peralatan militernya di Incirlik.
Warga Turki pada Kamis lalu, melakukan protes di dekat pangkalan Incirlik untuk menentang kehadiran militer Amerika di negara mereka.
Perdana Menteri Turki Binali Yildirim pada hari Jumat mengatakan bahwa sejumlah pengkudeta bermakas di Incirlik untuk menyusun skenario melawan pemerintah Ankara.
"Kabinet sedang membahas masalah penutupan pangkalan Incirlik," ujarnya. (RM)